Sejarah Pendakian Gunung.
Hai teman-teman baik lagi nih saya akan menceritakan sedikit tentang sejarah pendakian gunung pada penasaran kan yuk langsung saja ikuti ceritanya.
Dalam sejarah manusia selalu berusaha berinteraksi dengan alam untuk bertahan hidup begitu juga dengan olahraga petualangan mendaki gunung yang terlahir dari usaha manusia bertahan hidup di alam bebas. kegiatan mendaki gunung ini mulai dilakukan manusia sejak berabad-abad yang lalu. dimulai sejak manusia harus melintasi bulet-bulet bahkan pegunungan untuk melakukan peperangan ataupun untuk melakukan tuntutan hidupnya. sejarah yang dapat diketahui dari hal ini adalah perjalanan Panglima kerajaan cartaghe Hannibal yang dilakukan di pegunungan Alpen di tahun 500 sebelum Masehi. juga petualangan Jenghis Khan yang melintasi pegunungan karakoram dan kaukasus untuk menaklukan Asia Tengah. atau juga pendakian mount argulle oleh tentara Perancis pada tahun 1442. dalam rangka perluasan jajahannya. Nah mungkin ini adalah sebagian sejarah dari orang-orang luar.
Dan sekarang saya ingin menceritakan sejarah sedikit pendakian gunung yang ada di Indonesia.
Kalau Sejarah Pendakian Gunung di Indonesia
Yang pertama Ketika di wilayah Eropa sudah mengenal pendakian gunung untuk urusan akademik pada akhir abad ke-14, di Indonesia baru dikukuhkan sebagai awal kegiatan pendakian pada pertengahan abad ke-20. Namun, sebenarnya pengenalan gunung dengan puncak bersalju di Irian sudah diketahui pada pertengahan abad ke-17.
Lalu pada tahun 1964 tercatat sebagai terbentuknya kelompok pecinta alam di Indonesia yang dibentuk oleh mahasiswa, yaitu Mapala UI di Jakarta dan Wanadri di Bandung. Tahun tersebut juga berhasil ditaklukan Puncak Carstensz di Irian dengan ketinggian 4884 meter di atas permukaan laut oleh pendaki Jepang beserta 3 ABRI, yaitu Fred Athaboe, Sudarto, dan Suginin yang tergabung dalam Ekspedisi Cendrawasih.
Setelah tahun tersebut, banyak kegiatan pendakian yang dilakukan di gunung-gunung di Indonesia. Hingga kemudian, pada 1971, Mapala UI berhasil mencapai Puncak Jaya Wijaya yang dilakukan oleh anggota Mapala UI serta beberapa orang di luar kelompok.


Komentar
Posting Komentar